Terkait Senjata SAGL, Polri: Itu Barang Sah Diimpor Resmi
Tidak Mematikan
Lebih lanjut Kepala Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail menegaskan bahwa senjata jenis Arsenal Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) yang diimpor Polri, bukanlah senjata mematikan dan berbahaya.
“Ini senjatanya bukan untuk membunuh, tapi untuk efek kejut. Modelnya memang seram, tapi sebenarnya ini laras kecil. Kalau ditembakkan dengan kemiringan 45 derajat, paling jauh jatuhnya 100 meter,” katanya.
Menurut dia, senjata SAGL ini bisa digunakan untuk menembakkan berbagai jenis peluru.
“Pelurunya banyak, ada peluru karet, peluru hampa, peluru gas air mata, peluru asap, peluru tabur,” katanya.
Senjata yang dikirim menggunakan maskapai asal Ukraina dan diimpor oleh PT Mustika Duta Mas Senjata itu, dibeli melalui mekanisme lelang sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa. Kemudian, senjata itu pun sudah dikaji oleh Irwasum Polri dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
“Sampai dengan pengadaan dan pembeliannya oleh pihak ketiga dan masuk ke Indonesia ke pabean Soekarno-Hatta,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto.
Senjata-senjata tersebut masuk ke Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (29-09-2017) malam, dan kini masih disimpan di Gudang Kargo Bandara Soetta.(tribatranews)
Read more info "Terkait Senjata SAGL, Polri: Itu Barang Sah Diimpor Resmi" on the next page :
Editor :Tim NP